Jumat, 02 January 2026 03:20 UTC
Pencarian korban tenggelamnya kapal wisata KM Putri Sakinah di perairan Selat Pulau Padar, kawasan Taman Nasional Komodo, Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat. Foto: Divisi Humas Mabes Polri.
JATIMNET.COM – Upaya pencarian tiga korban penumpang Kapal Motor (KM) Putri Sakinah di perairan Labuan Bajo diperpanjang. Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) bersama Polri serta Tim SAR Gabungan memutuskan untuk memperpanjang operasi pencarian selama tiga hari sejak 2 hingga 4 Januari 2026.
Tiga korban yang belum ditemukan adalah Fernando Martín Carreras dan dua anaknya. Martin adalah pelatih klub sepakbola di Spanyol, Valencia CF Femenino B (Putri).
Martin beserta istri dan tiga anaknya saat itu sedang berlibur di Labuan Bajo, namun nahas, kapal yang mereka tumpani terhempas ombak dan terbalik, Jumat, 26 Desember 2025.
Istri Martin selamat. Sedangkan Martin dan tiga anaknya tenggelam. Salah satu anaknya ditemukan meninggal dunia, Senin, 29 Desember 2025.
BACA: Tenggelam di Labuan Bajo, Pelatih Sepakbola asal Spanyol dan Dua Anaknya Masih Dicari
Menurutnya, perpanjangan masa pencarian ini merupakan bentuk tanggung jawab kemanusiaan sekaligus wujud kerja sama yang solid antara Polri, Basarnas, dan seluruh unsur Tim SAR Gabungan.
“Perpanjangan operasi pencarian ini merupakan wujud komitmen bersama untuk terus berupaya menemukan para korban. Sinergi antarinstansi menjadi kunci utama dalam menghadapi berbagai tantangan di lapangan,” ujar Henry.
Dalam pelaksanaannya, Direktorat Polisi Perairan dan Udara (Ditpolairud) Polda Nusa Tenggara Timur terus mengerahkan sumber daya secara maksimal, termasuk penggunaan peralatan sonar multibeam untuk pemindaian dasar laut, serta melaksanakan penyisiran intensif di wilayah Selat Padar dan sekitarnya.
Seluruh kegiatan pencarian dilakukan dengan mempertimbangkan kondisi cuaca, arus laut, serta karakteristik perairan setempat.
Kapolda NTT juga mengimbau masyarakat, khususnya nelayan dan warga di sekitar perairan Labuan Bajo, untuk berpartisipasi aktif dengan memberikan informasi apabila menemukan petunjuk yang berkaitan dengan keberadaan korban kepada petugas atau posko pencarian terdekat.
Selain itu, Kapolda NTT berharap peristiwa ini menjadi perhatian bersama guna meningkatkan kesadaran akan keselamatan pelayaran dan kepatuhan terhadap prosedur standar, sehingga kejadian serupa tidak terulang di masa mendatang.
Dengan dukungan doa dan kerja sama seluruh pihak, diharapkan operasi pencarian dapat membuahkan hasil dan memberikan kepastian bagi keluarga korban.
