Senin, 15 June 2026 03:00 UTC
Modus Beli Alat Tulis, Pasangan Ini Diduga Curi Motor Pelajar di Mojokerto
JATIMNET.COM, Mojokerto – Aksi pencurian sepeda motor dengan memanfaatkan kelengahan korban kembali terjadi di Kota Mojokerto. Kali ini, pelaku diduga menggunakan modus berpura-pura membeli alat tulis sebelum membawa kabur kendaraan korban.
Motor Honda Vario warna putih bernopol S 5089 NAD milik dua pelajar raib saat keduanya sedang mencetak dokumen di Dizala Fotocopy, Jalan Raya Cinde Baru, Kecamatan Prajuritkulon, Kota Mojokerto, Minggu, 14 Juni 2026.
Peristiwa bermula ketika kedua korban datang ke tempat fotokopi tersebut dan memarkir sepeda motor di depan toko. Tanpa disadari, kunci kontak masih tertinggal menempel pada kendaraan.
Saat korban masuk ke dalam toko untuk mencetak dokumen, datang sepasang pria dan wanita yang diduga menjadi pelaku.
Perempuan dalam pasangan tersebut masuk ke dalam toko dengan berpura-pura membeli bolpoin, sementara pria tersebut menunggu di luar.
Usai melakukan transaksi, keduanya sempat meninggalkan lokasi. Namun beberapa waktu kemudian, pasangan tersebut kembali datang dengan alasan membeli spidol dan krayon.
Setelah perempuan itu keluar dari toko, pria yang diduga pelaku kemudian terlihat memundurkan motor korban secara perlahan. Tak lama berselang, sepeda motor tersebut dibawa kabur ke arah selatan.
Korban baru menyadari motornya hilang setelah selesai mencetak dokumen. Mereka kemudian meminta bantuan pekerja toko untuk mengecek rekaman CCTV.
Dari rekaman kamera pengawas, terlihat pasangan pria dan wanita tersebut diduga sebagai pelaku pencurian. Keduanya sebelumnya sempat dua kali datang ke toko dengan alasan membeli alat tulis.
Pelayan Dizala Fotocopy, Aurellya Fadhilah Khoirunnisa, 21 tahun, mengatakan dirinya tidak menaruh kecurigaan terhadap pasangan tersebut.
“Dari rekaman CCTV baru ketahuan kalau yang membawa kabur motor korban itu pasangan laki-laki dan perempuan yang tadi membeli bolpoin dan sempat balik lagi membeli spidol. Yang perempuan memakai hijab dan masker,” ujarnya, Senin, 15 Juni 2026.
Warga Dusun Penompo, Kecamatan Jetis, Kabupaten Mojokerto ini mengungkapkan, saat kejadian dirinya dan pelayan lain tengah fokus melayani proses pencetakan dokumen. Maka, tidak mengetahui aksi penucurian tersebut.
“Tidak mengira kalau mereka pelakunya karena kami saat itu fokus nge-print, jadi tidak tahu kejadiannya,” katanya.
Ia menyebut kedua korban masih berstatus pelajar. Bahkan motor yang hilang diketahui merupakan kendaraan milik teman mereka yang dipinjam untuk mencetak dokumen.
Sementara itu, petugas Polsek Prajuritkulon menyebut belum menerima laporan terkait kejadian tersebut.
“Belum ada laporan ke Polsek. Mungkin laporannya langsung ke Polres Mojokerto Kota,” ujar salah seorang petugas.
Kejadian ini kembali menjadi pengingat agar masyarakat tidak meninggalkan kendaraan dalam kondisi kunci masih menempel, meski hanya ditinggal dalam waktu singkat.
