Jumat, 06 March 2026 09:26 UTC
Petugas BPBD Surabaya mengevakuasi korban yang tertimpa tembok di Kawasan Kebraon Indah Permai, Jumat, 6 Maret 2026. Foto: Januar
JATIMNET.COM, Surabaya – Sebuah balkon bangunan di kawasan Kebraon Indah Permai, Kota Surabaya, ambruk pada Jumat siang, 6 Maret 2026. Material beton yang runtuh dari ketinggian tersebut menimpa seorang pengendara motor yang sedang melintas di sekitar lokasi.
Insiden tersebut langsung dilaporkan ke Command Center dan ditindaklanjuti oleh tim gabungan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kota Surabaya bersama Tim Gerak Cepat (TGC) Dukuh Pakis.
Kepala Bidang Darurat dan Logistik BPBD Kota Surabaya, Linda Novanti, mengatakan laporan kejadian diterima pada pukul 14.12 WIB.
“Petugas menerima laporan pada pukul 14.12 WIB dan tiba di lokasi sekitar pukul 14.19 WIB untuk melakukan penanganan,” ujar Linda, Jumat, 6 Maret 2026.
Peristiwa tersebut terjadi di Jalan Kebraon Indah Permai. Balkon bangunan yang terbuat dari cor beton dilaporkan runtuh dari ketinggian sekitar 15 meter dengan lebar sekitar 4 meter. Sementara tinggi keseluruhan bangunan diperkirakan mencapai sekitar 25 meter.
Material balkon yang jatuh langsung menghantam area jalan di bawahnya dan menimpa seorang warga yang sedang melintas menggunakan sepeda motor.
"Hingga saat ini penyebab ambruknya balkon tersebut masih belum diketahui dan masih dalam proses penyelidikan pihak kepolisian," jelas Linda.
BACA: Tertimpa Balkon Ambruk di Surabaya, Pengendara Motor Alami Cedera Otak Berat
Polisi yang tiba di lokasi segera memasang garis polisi di sekitar bangunan untuk mengamankan area kejadian sekaligus memudahkan proses penyelidikan.
Bangunan tersebut diketahui milik seorang warga bernama Tina yang beralamat di kawasan Kebraon Indah Permai Blok AA Nomor 5 Surabaya.
Petugas juga mengimbau masyarakat agar tetap berhati-hati saat melintas di sekitar lokasi hingga proses pemeriksaan konstruksi bangunan selesai dilakukan.
"Memastikan kondisi bangunan agar masyarakat sekitar tidak terkena kejadian serupa," pungkas Linda.
