Kamis, 01 January 2026 02:00 UTC
Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari menyalami 78 ASN yang baru dilantiknya di Kawasan Tugu “SA” Puncak Tidar, Kota Magelang, Jawa Tengah,Rabu, 31 Desember 2025. Foto: Humas Pemkot Mojokerto.
JATIMNET.COM, Mojokerto - Sebanyak 78 aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota Mojokerto resmi dilantik di kawasan Tugu “SA”, Puncak Tidar, Kota Magelang, Jawa Tengah, Rabu 31 Desember 2025.
Prosesi pelantikan dipimpin langsung oleh Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari dan digelar di lokasi yang dikenal memiliki nilai historis tinggi.
Puluhan ASN yang dilantik tersebut terdiri dari 9 pejabat pimpinan tinggi pratama, 35 pejabat administrator, serta 34 pejabat pengawas.
Pemilihan Puncak Tidar sebagai lokasi pelantikan bukan tanpa alasan. Dalam sambutannya, Wali Kota Mojokerto yang akrab disapa Ning Ita menjelaskan bahwa tempat tersebut sarat dengan pesan filosofi kepemimpinan dan pengabdian.
"Tugu “SA” sebagai simbol keteguhan, keseimbangan, dan tanggung jawab moral seorang pemimpin. Aksara “SA” dimaknai sebagai Pancasila Sangga Satya Satria sekaligus pesan kerendahan hati untuk berani mengakui kekeliruan demi kepentingan rakyat," jelasnya.
Ning Ita menambahkan, Tugu “SA” yang dikenal sebagai simbol paku tanah Jawa memiliki makna mendalam dalam meneguhkan arah pengabdian para pejabat.
Ia berharap, momentum pelantikan ini menjadi penanda komitmen untuk menegakkan nilai-nilai Pancasila, menjaga amanah jabatan, serta mengabdikan diri sepenuhnya bagi masyarakat dan pembangunan Kota Mojokerto.
Selain itu, Ning Ita memastikan seluruh proses pengangkatan pejabat pimpinan tinggi pratama telah melalui tahapan uji kompetensi dan memperoleh rekomendasi dari Badan Kepegawaian Negara (BKN).
Sementara, pengangkatan dan mutasi pejabat administrator serta pengawas dilakukan berdasarkan rekomendasi resmi BKN yang menjadi landasan hukum dan teknis pelaksanaan mutasi.
"Pelantikan ini, merupakan bagian dari upaya mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik serta mendukung visi Kota Mojokerto yang maju, berdaya saing, sejahtera, dan berkelanjutan," Ning Ita menegaskan.
Di sisi lain, Wali Kota Magelang Damar Prasetyono merasa terhormat atas dipilihnya Puncak Tidar sebagai lokasi pelantikan pejabat Pemkot Mojokerto.
"ini kehormatan bagi kami bahwa dari Kota Mojokerto Jawa Timur rawuh ke Kota Magelang untuk melaksanakan sesuatu yang sakral di Puncak Tidar," ungkapnya.
Menurut Damar, pelantikan tersebut turut menginspirasi daerah lain untuk menggelar prosesi serupa di Puncak Tidar. Ia menyebut, sebelumnya daerah dari luar Jawa juga menunjukkan minat untuk melaksanakan pelantikan di lokasi tersebut.
"Kemarin ada dari Sulawesi juga menginginkan pelantikan di Puncak Tidar. Tentunya, ini suatu kebanggaan. Karena Gunung Tidar yang memang historisnya kuat menjadi destinasi baru untuk melantik para pejabat di seluruh Indonesia," pungkasnya.
