Kamis, 27 August 2026 23:00 UTC
Petugas Palang Merah Indonesia (PMI) saat meninjau lokasi sebelum melakukan evakuasi terhadap mekanik PT Superior yang meninggal dunia akibat tertimpa konveyor di lokasi proyek, Kamis siang, 27 Agustus 2026. Foto :Wanto
JATIMNET.COM, Mojokerto – Kecelakaan kerja terjadi di area proyek PT Superior, Dusun Manduro, Desa Manduro, Kecamatan Ngoro, Kabupaten Mojokerto, Kamis siang, 27 Agustus 2026.
Seorang pekerja meninggal dunia setelah tertimpa bagian konveyor, yakni alat atau mesin mekanis yang digunakan untuk memindahkan barang atau material dari satu tempat ke tempat lain secara terus-menerus dan otomatis
Korban diketahui bernama Nurul Huda, 24 tahun, warga Dusun Jajar, Desa Jasem, Kecamatan Ngoro. Ia bekerja sebagai mekanik bengkel di PT Superior selama sekitar lima tahun.
Kapolsek Ngoro Kompol Heru Purwandi membenarkan kecelakaan tersebut. Polisi langsung mendatangi lokasi setelah menerima laporan untuk melakukan pemeriksaan.
“Kami menerima laporan mengenai kecelakaan kerja di Kecamatan Ngoro. Petugas kemudian mendatangi lokasi untuk melakukan pemeriksaan dan penanganan,” katanya.
Berdasarkan keterangan saksi, saat kejadian Nurul sedang melakukan pemotongan pada bagian kaki konveyor. Namun, saat pekerjaan berlangsung, bagian konveyor tersebut tiba-tiba anjlok dari posisi atas ke bawah.
Konveyor yang jatuh kemudian menimpa tubuh korban. Saksi yang mengetahui kejadian itu langsung meminta bantuan dengan menghubungi ambulans dan Polsek Ngoro.
Sekitar pukul 12.00 WIB, petugas kepolisian bersama ambulans dari Watukosek tiba di lokasi. Setelah diperiksa, Nurul dinyatakan meninggal dunia akibat kecelakaan tersebut.
“Peristiwa tersebut mengakibatkan satu orang meninggal dunia atas nama Nurul Huda,” jelas Heru.
Polisi kemudian melakukan pemeriksaan di tempat kejadian perkara (TKP) dan menghubungi Tim Inafis Polres Mojokerto. Sejumlah saksi juga dimintai keterangan.
Hingga kini, polisi masih menyelidiki penyebab bagian konveyor tersebut tiba-tiba anjlok hingga menimpa korban.
