Logo

Tukang Becak Sepuh di Ponorogo Terima Becak Listrik dari Presiden Prabowo

,

Senin, 09 February 2026 10:09 UTC

Tukang Becak Sepuh di Ponorogo Terima Becak Listrik dari Presiden Prabowo

Plt Bupati Ponorogo Lisdyarita (kiri) dan Wakil Ketua GSN Naniek S Deyang saat mencoba berkeliling dengan becak listrik. Foto: Satria.

JATIMNET.COM, Ponorogo – Aktivitas para pengayuh becak lanjut usia (lansia) di Kabupaten Ponorogo bisa lebih ringan mulai hari ini, Senin, 9 Februari 2026.

Mereka tak perlu lagi mengayuh kendaraan roda tiganya secara manual. Becak yang digunakan mengais rezeki telah berpenggerak elektrik tanpa bahan bakar fosil.

Becak listrik sebanyak 200 unit bantuan dari pemerintah ini disalurkan di Pendopo Agung Ponorogo. Penyalurannya difasilitasi oleh Yayasan Gerakan Solidaritas Nasional (GSN), lembaga sosial yang diinisiasi Presiden Prabowo Subianto.

Bantuan tersebut disambut antusias para penerima. Salah satunya Walikun, warga Ponorogo yang telah puluhan tahun menggantungkan hidup dari mengayuh becak. Di usianya yang tak lagi muda, tenaganya kini jauh berkurang dibanding masa produktif dulu.

“Biasanya saya paling kuat cuma beberapa kilometer saja. Tadi coba becak listrik rasanya ringan sekali, tidak perlu tenaga lebih,” kata Walikun.

Wakil Ketua GSN, Naniek S. Deyang mengatakan bahwa program ini menyasar pekerja sektor informal yang masih aktif bekerja di usia lanjut.

Becak listrik diharapkan bisa menjadi solusi agar para pengayuhnya tidak lagi terlalu terbebani secara fisik. Namun, tetap dapat menjalankan mata pencaharian mereka.

“Sehingga bagaimana mereka tetap produktif, tetap berusaha, tetap bisa mencari nafkah, namun tidak memforsir tenaga,” tutur Naniek.

Ia juga mengingatkan para penerima agar bantuan tersebut dimanfaatkan sebagaimana mestinya. Becak listrik diminta tidak dialihkan kepemilikannya, karena tujuan utamanya adalah menunjang usaha para tukang becak.“Tidak boleh dijual, karena apapun ini hadiah,” ujar Naniek.

Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Ponorogo Lisdyarita menyambut baik program yang diinisiasi oleh Presiden Prabowo Subianto tersebut. Menurutnya bantuan ini selaras dengan kondisi mayoritas tukang becak yang sudah berusia lanjut.

“Dengan kendaraan yang lebih ringan, mereka bisa tetap bekerja tanpa terlalu kelelahan. Ini sangat membantu keberlangsungan penghasilan mereka,” ungkap Lisdyarita.

Secara nasional, program bantuan serupa telah menjangkau ribuan pengayuh becak di berbagai daerah. Jumlahnya disebut telah menembus lebih dari sebelas ribu unit, dan direncanakan masih akan bertambah dalam tahap penyaluran berikutnya setelah Idulfitri mendatang.