Logo

Patroli Sahur Berujung Tawuran di Panceng Gresik, Dua Pemuda Terluka

,

Sabtu, 28 February 2026 02:28 UTC

Patroli Sahur Berujung Tawuran di Panceng Gresik, Dua Pemuda Terluka

Ilustrasi tawuran. Freepik

JATIMNET.COM, Gresik – Kegiatan patroli sahur yang melibatkan remaja dari Desa Banyutengah dan Desa Campurejo, Kecamatan Panceng, Kabupaten Gresik, berakhir ricuh. Bentrokan yang terjadi pada Jumat dini hari, 27 Februari 2026 itu menyebabkan dua pemuda mengalami luka akibat senjata tajam.

Keributan bermula ketika ratusan remaja berkumpul di perbatasan kedua desa. Mereka awalnya saling melempar bom air. Situasi kemudian memanas, terjadi adu mulut, hingga berujung tawuran terbuka.

Sejumlah peserta aksi bahkan menyiarkan kejadian tersebut secara langsung melalui media sosial. Dalam video yang beredar, terlihat seorang pria membawa pedang saat bentrokan berlangsung.

Kanit Reskrim Polsek Panceng, Aipda Yudi Setiawan, membenarkan adanya dua korban luka dalam peristiwa tersebut.

Ia menyebut M Ruhul Madani (25) mengalami luka gores, sedangkan Agung Wahyu Pratama (24) menderita luka robek serius di bagian perut akibat sabetan senjata tajam.

"Polisi menduga pelaku berinisial S, warga Banyutengah, dan kini masih dalam pengejaran. Kejadian itu tadi malam, Jumat dini hari," katanya.

Polisi saat ini masih memburu terduga pelaku dan mendalami kronologi lengkap bentrokan tersebut. Aparat juga mengamankan sejumlah keterangan saksi untuk kepentingan penyelidikan.

Insiden ini menambah daftar kasus tawuran remaja saat patroli sahur di wilayah Gresik Utara selama Ramadan. Kepolisian mengimbau para orang tua meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak mereka, terutama pada malam hingga dini hari, guna mencegah kejadian serupa terulang kembali.