Jumat, 21 September 2018 03:06 UTC
Bakmi Janda Muda Banyak Ulah menjadi menu favorit Kedai Bakmi Janda di Jemursari, Surabaya. Foto: Afiyah
JATIMNET.COM, Surabaya – Aneka menu dengan konsep janda lengkap di kedai ini. Selain nama-nama menu, para pekerjanya juga para janda. Tak heran, jika kedai Bakmi Janda di kawasan Jemursari, Surabaya ini terkenal dan laris manis.
Setelah Jatimnet telusuri, ternyata pemiliknya juga seorang janda. Jamila namanya. Ia masih berumur 35 tahun. Perempuan yang biasa dipanggil Jeje ini memulai usaha bakminya sejak setahun lalu dengan mengusung konsep janda. Saat ini usaha bakminya sudah berkembang pesat dan memiliki empat karyawan janda dan dua karyawan pria.
“Sebenarnya waktu itu usaha bakmi ini sudah 85 – 90 persen. Kurang namanya saja. Ibu saya melihat semua karyawan kok janda. Lalu ibu memberi ide untuk menamakan usaha ini dengan nama ‘Bakmi Janda’,” ucap Jamila.
Menurut Jeje, tidak hanya nama dan karyawannya saja yang berkaitan dengan janda, melainkan seluruh konsep usaha ini adalah mengenai janda. Menu makanan dan minuman yang disajikan juga diberi nama-nama unik.
Salah satu menu andalannya adalah Bakmi Janda Muda Banyak Ulah (JAMBU) Hijau. Bakmi Jambu Hijau ini adalah Bakmi dengan mie hijau dari sawi, yang dilengkapi dengan beberapa toping pelengkap seperti pentol, siomay, tempura goreng dan taburan ayam cincang.

Memulai usaha ini tidaklah mudah, menurut Jeje. Dengan mengambil konsep janda, Jeje mengakui banyak komentar-komentar negatif yang ia terima. “Dengan usaha ini, saya ingin membantu kehidupan para janda. Karena saya tahu betul beban wanita janda itu berat. Apalagi yang sudah mempunyai anak. Tapi masih banyak orang yang berkomentar kalau saya ini mengeksploitasi wanita janda,” katanya.
Meski begitu, ibu anak dua itu tetap melanjutkan usahanya ini. “Saya sebagai janda mau bekerja dan membantu para wanita janda untuk menyalurkan keahlian mereka dalam hal memasak. Karena banyak sekali janda yang pintar memasak,” tambahnya.
Tidak hanya itu, kelezatan bakmi Janda sempat memunculkan berita hoax. Seperti adanya berita kalau bakmi janda ini menggunakan minyak babi. Jeje mengatakan jika rahasianya adalah pada chicken stock (Kaldu dari sari tulang, daging dan sayuran yang direbus) yang dicampurkan ke dalam kuah bakmi.
“Bakmi tanpa chicken stock itu rasanya kurang nendang,” ucap wanita yang dulunya mantan model.
Selain menu, bakmi Janda memberikan fasilitas khusus yang cukup menggelitik. Di antaranya; pengunjung yang janda gratis Strawberry Tea, pengunjung duda gratis minuman Blueberry, pengunjung yang datang membawa istri sah gratis es jeruk, pengunjung yang datang membawa selingkuhan mendapat harga normal dan pengunjung yang membawa istri sah beserta wanita simpanan tidak akan dikenakan biaya sama sekali.
Viralnya bakmi Janda ini memberi dampak yang cukup besar bagi Jeje dan usahanya itu. Namun kedepannya ia berkeinginan untuk mengembangkan usahanya ini menjadi pujasera janda. Di mana semua karyawannya adalah janda.
“Saya memang berniat membangun usaha untuk para janda, selain saya sendiri juga bekerja,” pungkasnya.
