Jumat, 28 August 2026 13:35 UTC
Petugas pemadam kebakaran kota Surabaya tengah memadamkan api yang melalap gudang rosokan, Jumat, 28 Agustus 2026. Foto: Command Center
JATIMNET.COM, Surabaya – Gudang rongsokan di Jalan Raya Tempurejo Nomor 69, Kelurahan Dukuh Sutorejo, Kecamatan Mulyorejo, Kota Surabaya, terbakar pada Jumat sore, 28 Agustus 2026.
Kepala Bidang Pemadam Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Surabaya M. Rokhim mengatakan petugas menerima laporan kebakaran sekitar pukul 16.26 WIB. Tim langsung bergerak satu menit kemudian dan tiba di lokasi pada pukul 16.32 WIB.
"Berangkat pukul 16.27 WIB dan tiba di tempat kejadian perkara pukul 16.32 WIB," kata Rokhim.
Petugas Unit Tempur Pos Mulyorejo langsung melakukan pemadaman setelah tiba di lokasi. Mereka berupaya mengendalikan api agar tidak menjalar ke bagian lain bangunan maupun lingkungan di sekitar gudang.
BACA: Diduga Dipicu Puntung Rokok, Gudang Kertas Bekas di Kedung Cowek Surabaya Terbakar
DPKP Kota Surabaya mengerahkan 11 unit untuk menangani kebakaran tersebut. Armada itu terdiri atas lima unit tempur dan enam unit tim penyelamat.
"Unit yang diberangkatkan lima unit tempur dan enam unit tim rescue," ujarnya.
Lima unit tempur berasal dari Pos Mulyorejo, Pos Bulak, dua unit Rayon 2 Tambakrejo, dan Pos Menur. Sementara itu, enam unit tim penyelamat turut membantu proses pemadaman dan penanganan di lokasi.
Rokhim menjelaskan gudang rongsokan tersebut memiliki luas keseluruhan sekitar 10 x 15 meter. Dari luasan tersebut, api membakar area sekitar 5 x 10 meter.
"Yang terbakar kurang lebih lima meter kali 10 meter dari luas keseluruhan sekitar 10 meter kali 15 meter," jelasnya.
BACA: Bangunan Baru Jadi di Mojokerto Terbakar
Petugas berhasil mengendalikan api utama sekitar pukul 17.00 WIB. Artinya, petugas membutuhkan waktu sekitar 28 menit sejak tiba di lokasi untuk memadamkan api pokok.
Setelah api utama berhasil dipadamkan, petugas tidak langsung meninggalkan lokasi. Mereka melanjutkan proses pembasahan untuk memastikan tidak ada bara maupun titik panas yang dapat memicu kebakaran kembali.
"Api pokok padam pukul 17.00 WIB. Pembasahan selesai dan lokasi dinyatakan kondusif pukul 18.03 WIB," kata Rokhim.
Proses penanganan berakhir setelah petugas memastikan kondisi lokasi aman. Tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa tersebut.
Hingga proses pemadaman selesai, penyebab kebakaran gudang rongsokan tersebut belum diketahui. Kepolisian melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) untuk mencari sumber api.
"Saat ini tim kepolisian tengah melakukan olah TKP untuk mengetahui penyebab kebakaran," jelasnya.
BACA: Lagi, Korsleting Listik Akibatkan Kebakaran Rumah di Surabaya
Gudang rongsokan itu diketahui milik Nurhayati yang berdomisili di Jalan Tempurejo Nomor 71. Lokasi tempat tinggal pemilik berada tidak jauh dari gudang yang terbakar.
Rokhim mengatakan petugas juga memastikan area sekitar tetap aman sebelum meninggalkan lokasi. Langkah tersebut dilakukan untuk mengantisipasi munculnya kembali api dari material yang terbakar.
"Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi kemungkinan munculnya kembali api dari sisa material yang terbakar," jelasnya.
Menurut Rokhim, proses pembasahan menjadi tahap penting dalam penanganan kebakaran gudang rongsokan. Material yang tersimpan di dalam gudang dapat menyimpan bara dan berpotensi memunculkan api kembali.
"Kami memastikan api benar-benar padam karena lokasi kebakaran banyak barang mudah terbakar," bebernya.
