Logo

Grebeg Suro Banjaragung Berakhir, Sumardi: Tradisi Budaya Perekat Masyarakat

,

Selasa, 23 June 2026 10:30 UTC

Grebeg Suro Banjaragung Berakhir, Sumardi: Tradisi Budaya Perekat Masyarakat

Anggota DPRD Jatim Sumardi foto bersama pejabat di lingkup Pemprov Jatim dan jajaran Forkopimcam Bareng Jombang di puncak Grebeg Suro dan Tumpeng Slamet di Desa Banjaragung, Minggu malam, 21 Juni 2026. Foto: Karina.

JATIMNET.COM, Jombang  – Rangkaian acara Grebeg Suro dan Tumpeng Slamet di Desa Banjaragung, Kecamatan Bareng, Kabupaten Jombang telah berakhir, Minggu malam, 21 Juni 2026.  

Pada puncak acara, kegiatan yang digelar meliputi doa bersama, Grebeg Suro hingga pertunjukan seni budaya. Kegiatan itu diikuti oleh ribuan warga dan dihadiri anggota DPRD Jawa Timur (Jatim) Sumardi.

Legislator dari Dapil Kabupaten Jombang, Kota/Kabupaten Mojokerto ini tidak sendiri. Kepala Bidang Kebudayaan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Jatim, Sadari juga hadir dalam kegiatan tersebut.

Pejabat lain dari lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jatim yang hadir adalah Kepala UPT  Laboratorium Pelatihan dan Pengembangan Kesenian Disbudpar Ali Ma’arif.

Legislator dan pejabat tingkat provinsi ini juga didampingi Kepala Desa Banjaragung Hasan Sulaiman, Kepala Bidang Kebudayaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Jombang Anom Antono.  Kemudian, Camat Bareng Usman dan Kapolsek Bareng AKP Mustoib.

Sumardi mengapresiasi event yang berlangsung dalam rangka memperingati Tahun Baru Jawa 1960.  Menurutnya, kegiatan tersebut tidak hanya menyuguhkan hiburan, namun pelestarian budaya lokal.

Ia menyebut kesuksesan acara tidak lepas dari semangat gotong royong seluruh elemen masyarakat.

“Alhamdulillah apa yang menjadi harapan warga akhirnya bisa diwujudkan bersama. Ini bukti nyata, ketika warga guyub rukun, semua yang awalnya terasa berat dapat terlaksana dengan baik,” ujar Sumardi, Selasa, 23 Juni 2026.

Politikus Partai Golkar ini juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang terlibat hingga puncak rangkaian Grebeg Suro dan Tumpeng Slamet berlangsung lancar.

“Terima kasih kepada seluruh panitia, aparat keamanan, pemerintah desa, dan masyarakat yang telah mendukung. Acara yang sempat membuat kita penuh persiapan dan tantangan akhirnya dapat terlaksana dengan sukses,” katanya.

Anggota DPRD Jatim Sumardi (dua dari kiri) saat menyaksikan gelaran seni budaya dalam malam puncak Grebeg Suro di Desa Banjaragung, Bareng, Jombang, Minggu, 21 Juni 2026. Foto: Karina

Sumardi menambahkan, kegiatan budaya seperti ini bukan sekadar hiburan. Namun, juga sebagai sarana mempererat persaudaraan antarwarga sekaligus menjaga warisan budaya daerah agar tetap lestari.

Ia berharap semangat kebersamaan yang ditunjukkan warga Desa Banjaragung dapat dipertahankan dan menjadi contoh bagi wilayah lain.

“Semoga kebersamaan ini terus terjaga. Tradisi budaya yang kita laksanakan bersama dapat menjadi perekat masyarakat sekaligus warisan yang terus dilestarikan untuk generasi mendatang,” tuturnya.

Sementara itu, warga tampak antusias mengikuti seluruh rangkaian acara hingga malam hari. Pertunjukan seni budaya menjadi hiburan yang dinantikan warga sekaligus menambah semarak perayaan Grebeg Suro di Kecamatan Bareng.

Panitia berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan pada tahun-tahun mendatang dengan kemasan yang lebih meriah sehingga mampu menarik partisipasi masyarakat yang lebih luas.

Sebelumnya, kirab Tumpeng Slamet telah digelar dalam rangkaian kegiatan dalam rangka peringatan Tahun Baru Jawa di Desa Banjaragung. Kegiatan ini menjadi simbol kebersamaan dan pelestarian tradisi warga desa setempat.

Seperti halnya pelaksanaan perdana tahun lalu, rangkaian Grebeg Suro dan Tumpeng Slamet juga berlangsung meriah pada 2026 ini. Ribuan warga tumpah ruah mengikuti kegiatan budaya tersebut.