Selasa, 30 June 2026 06:03 UTC
Salah satu titik yang mengalami kerusakan cukup parah di jalan ring road Tuban. Foto: Dok. Zidni Ilman
JATIMNET.COM, Tuban – Perbaikan Jalan Lingkar Selatan (JLS) atau Ring Road Tuban akhirnya memasuki tahap pelaksanaan setelah proses tender rampung. Pemerintah Kabupaten Tuban menjadwalkan pekerjaan fisik dimulai pada Juli 2026 dengan nilai proyek mencapai lebih dari Rp7,6 miliar.
Kepastian tersebut menyusul selesainya proses lelang yang kini memasuki tahap penandatanganan kontrak. Berdasarkan hasil tender yang diumumkan melalui Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE), CV Wahana Karya asal Desa Balen, Kecamatan Balen, Kabupaten Bojonegoro ditetapkan sebagai pemenang proyek.
Perusahaan tersebut memenangkan tender dengan nilai penawaran sebesar Rp7.656.669.975,55. Nilai itu lebih rendah sekitar Rp246,38 juta atau 3,12 persen dibanding pagu anggaran yang ditetapkan sebesar Rp7.903.050.000.
Paket pekerjaan dengan kode tender 10142271000 tersebut berada di bawah pengelolaan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPUPR-PRKP) Kabupaten Tuban serta dibiayai melalui APBD Kabupaten Tuban Tahun Anggaran 2026.
Kepala DPUPR-PRKP Kabupaten Tuban, Agung Suproyadi, mengatakan proses pengadaan saat ini telah memasuki tahapan Surat Penunjukan Penyedia Barang/Jasa (SPPBJ). Selanjutnya, kontrak kerja akan ditandatangani sebelum pekerjaan dimulai di lapangan.
"Tahapan lelang sekarang sudah di SPPPBJ (Surat Penunjukan Pemenang Pengadaan Barang/Jasa), mulai tanggal 1 Juli sampai 14 Juli adalah penandatanganan kontrak. Setelah penandatanganan kontrak akan dimulai pelaksanaan pekerjaan fisik konstruksi di lapangan," jelasnya, Selasa, 30 Juni 2026.
Agung menjelaskan, pekerjaan akan diprioritaskan pada ruas jalan yang mengalami kerusakan paling parah agar kondisi jalan kembali aman dilalui kendaraan.
"Untuk ruas yang ditangani adalah yang rusak berat dan bergelombang," katanya.
Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Tuban, Budi Wiyana, memastikan proyek perbaikan Ring Road tidak akan mengalami keterlambatan meski proses lelang baru selesai pada pertengahan tahun. Menurutnya, pekerjaan fisik diperkirakan mulai berjalan pada pekan kedua Juli 2026.
"Ring Road bisa selesai. Saat ini sudah proses pelaksanaan, kemungkinan Juli kedua dikerjakan," ujarnya.
Budi juga optimistis proyek-proyek lain yang baru menyelesaikan proses lelang tetap dapat diselesaikan sesuai target sebelum berakhirnya tahun anggaran 2026.
Menurutnya, Pemerintah Kabupaten Tuban akan lebih selektif dalam menyusun program pada Perubahan APBD 2026. Proyek dengan durasi pengerjaan yang panjang akan dihindari agar seluruh pekerjaan dapat rampung sebelum akhir Desember.
"Untuk yang Perubahan kita menghindari proyek yang membutuhkan waktu lama, menghindari akhir Desember tidak terselesaikan," pungkasnya.
Perbaikan Ring Road Tuban menjadi kabar yang telah lama dinantikan masyarakat. Selama beberapa bulan terakhir, kondisi jalan yang rusak dan bergelombang memicu banyak keluhan pengguna jalan. Bahkan, sejak Maret 2026, salah satu ruas terpaksa ditutup karena dinilai membahayakan keselamatan pengendara.
